Sejak kecil, Yun Jeongwu telah menjadi tulang punggung keluarganya yang kesulitan, bekerja tanpa lelah demi menopang adik laki-lakinya yang menderita penyakit kronis. Di tengah tahun-tahun panjang yang melelahkan itu, Jeongwu secara kebetulan menemukan sebuah artikel koran tentang pemain Baduk muda berbakat bernama Cha Jihan. Entah karena Jihan seusia dengan adiknya, atau karena ia berhasil mengatasi masalah kesehatan di masa lalu, Jeongwu tanpa sadar mulai memproyeksikan sosok adiknya pada anak itu-hingga akhirnya menjadi penggemar paling setianya.
Jeongwu berhasil mendapatkan posisi sebagai staf termuda di sebuah studio fotografi profesional. Di sanalah ia akhirnya berhadapan langsung dengan idolanya, yang kini telah melebarkan kariernya ke dunia modeling. Namun, pertemuan profesional itu berubah menjadi sesuatu yang gelap dan membingungkan pada malam harinya. Seusai makan malam bersama staf, Jeongwu yang mengantuk kembali ke kamar, hanya untuk terbangun oleh sentuhan tangan yang meraba-raba. Dengan ketakutan, ia menatap ke dalam kegelapan, ke arah sosok penyusup itu. "C-Cha Jihan?"
Komentar berfaedah Bos...