Pria yang merendahkanku lebih dari sampah adalah orang yang pernah berbisikkan cinta padaku. Inggris abad ke-19, masa ketika fondasi perang untuk ekspor opium sedang dibangun. McQueen Lester, pimpinan perusahaan perdagangan terbesar di Inggris, 'Cliwood Diuzen', sekaligus tokoh utama dalam penyelundupan opium, berambisi merebut kekuasaan dengan memanfaatkan kalangan atas melalui perang. Di sebuah salon yang dihadiri untuk lobi, McQueen bertemu dengan Aaron Wizfieldon, anak nakal dari kalangan sosialita London. Berbeda dengan penampilannya yang anggun, ia meremehkan pria yang sering bertingkah aneh karena mabuk opium. "Tikus penjual obat." "... Kau benar-benar sudah gila." "Haha, kau benar. Aku memang menghisap sedikit opium. Sepertinya aku benar-benar gila...." Pewaris keluarga bangsawan yang dengan keras menentang rencana pengiriman pasukan perang.
Seseorang yang sejak lahir telah memiliki kekayaan, kehormatan, dan kekuasaan yang melimpah ruah. Seseorang yang hanya tahu berdiri di puncak dan memandang lumpur di bawah sepatunya. Saat ia mulai memandang pria itu sebagai sosok yang sangat menjijikkan, McQuen kehilangan seluruh ingatannya akibat kecelakaan terjatuh dari kuda dalam sebuah turnamen berburu. Begitu ia membuka mata di gubuk tua itu, seorang pria tampan yang anggun mengklaim bahwa dirinya adalah seniman terbaik di Inggris dan Macquan adalah pelayannya. "Lalu, siapa yang harus saya panggil?" Aaron meletakkan kembali potongan kayu itu di atas meja dan melirik dengan dingin. "Kamu harus memanggilku Tuan." ".. Tuan?" Pemilik gubuk yang hanya tampan di luar, namun pemarah, sombong, dan kasar. "Apakah sifatmu memang kejam?" "Apa? Apa yang baru saja kau katakan?" tanyanya pada orang yang selalu mengkhawatirkannya. Namun, di gubuk terpencil yang tak ada seorang pun selain mereka berdua, MacQueen Lester mulai merasakan perasaan yang tak terdefinisikan terhadap tuannya yang selalu pulang dengan tubuh penuh luka.....
Komentar berfaedah Bos...