"Kalau begitu, bayarlah dengan tubuhmu, Tuan Tanah." Paliz di ujung utara dan Quintbeck di ujung selatan Permusuhan antara Duke Mathias Paliz dan ketua serikat dagang Timothy Quintbeck sudah begitu terkenal di kalangan bangsawan, sampai-sampai tak ada seorang pun yang tak mengetahuinya. Namun di tengah badai salju yang mereka hadapi di jalur utara, bahkan Timothy pun tak punya pilihan lain selain menerima bantuan dari pria tersebut. "Penampilan Anda sungguh menarik, Tuan Tanah." Padahal, setiap kali menatap mata hijau yang sombong itu, rasanya perut ini selalu bergejolak karena muakโฆ namun, entah mengapa- di dalam kastel ini, sosok Mathias justru terasa asing. Terutama saat Timothy menyebut bahwa ia akan pergi studi ke luar negeri dan absen dari perhimpunan selama dua tahun- wajah Mathias yang tampak agak gelisah saat itu benar-benar memberi kesan yang baru. ๋ถ๋ถ๋๊ณต์ด ๋๋ฌด ๊ท์ฝ๋ค | The Northern Archduke Is So Cute
"Anda bilang sendiri, kan? Bahwa Anda bersedia melakukan apa pun sebagai imbalan karena sudah diizinkan menginap di kastel ini." "...Sebagai pemimpin Quintbeck, saya tidak akan menarik kembali kata-kata saya." Saat tubuh Mathias tiba-tiba mendekat, aroma alkohol dan wangi tubuhnya yang samar langsung menyergap dalam pusaran membingungkan. "Kalau begitu, bayarlah dengan tubuhmu, Tuan Tanah." Apakah hanya perasaannya saja, atau benar-benar ada seberkas permohonan di balik tatapan mata Mathias, yang kini hanya berjarak dua jengkal dari tubuhnya?
Komentar berfaedah Bos...